Sabtu, 13 Desember 2014

"PAMIT  MALAM"


Netraku sudah melini penuh kedip...
Kan kubiarkan ia bergelayut manja pada malam....
Karena bila kala itu tiba...
Penghujung malamku pasti bangunkanku...
Tuk menanti sibakkan kelambu mentari..
Yang kan mngintip esok..
Meski kelamnya masih sisakan kemanjaan utkku mengurai pinta....
Atas pekatnya debu yg menempel pd seluruh keakuanku....
Atas tingginya rasaku pd nikmat congkak sesaat...
Atas segala jelaga di bejana pandirku....

Netraku...
Sdh mulai merayu pikirku dalam goda sang lelap..
yg makin kusyuk menyapaku dlm peluk lelahku...
Enggan berbasa basi lagi demi usir sang letih...
Yang tak pernah miliki hasrat tuk tinggalkanku...
Kini....
Kan kumulai rembang" manis...
Yg terpotong dari tangkainya....
Tuk segera mnyusul sang netra yg kian melini....
Dan segera kugantung penaku...
Tuk akhiri malam..
Dan kn mnjemputnya kembali di pertengahan malam....
Dengan kencana munajatku...
Yg penuh lekat lumpur...
Namun insyaallah suci dalam pinta asa..


~Enry Sulistyorini~..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar